Monday, January 26, 2009

Total eclipse of the heart

once upon a time I was falling in love
but, now Im only falling apart
there's nothing I can do
Total eclipse of the heart

Potret buram diriku

Aku terjaga malam tadi
meratapi semuanya
simbah pilu simbah duka
dalam diri yang berbeda

kutatap lemah diri disela air mata
potret buram diriku
hanya sederet gambar diri
bermakna beda diantara jenisnya

kalau pun aku bisa
mungkin aku tak akan terjaga malam tadi

namun,
kesadaran akan kodrat memiliki
membuatku semakin jauh luruh
diambang nol.

Friday, January 23, 2009

Gerhana

Gerhana

aku mengerti
ini gerhana
sejenak aku perhatikan
tak ada yang berbeda
hanya gerhana
dan masih saja gerhana

Saturday, January 10, 2009

Cerita akhir tahun.

Cerita akhir tahun, Desember 31 2008 at 11.45 pm

in New years eve


Apa yang aku inginkan? Dan mengapa aku tidak mengetahui apa yang aku inginkan, bahkan ketika aku tidak punya sedikit pun keraguan untuk mengakuinya?

Mungkin, hal yang paling kuinginkan adalah supaya dia mengatakan kepadaku bahwa tidak ada yang salah denganku, bahwa aku sama manusiawinya dengan pemuda lain seusiaku. Aku akan merasa bahagia dan tidak akan meminta apa pun yang lain sekiranya dia mau membungkuk serta meraih martabat yang dengan begitu gampangnya telah kulemparkan kedekat kakinya.

Aku adalah Glaucus dan dia adalah Diomodes. Atas nama satu kultus samar-samar hidup diantara kaum laki-laki dan yang lainnya, aku menyerahkan kepadanya baju zirahku yang terbuat dari emas untuk mendapatkan miliknya yang perunggu. Pertukaran yang adil, tidak ada tawar menawar, tidak ada yang bicara tentang keuntungan atau penghambur-hamburan.

Kata “Persahabatan” muncul dibenakku. Tetapi, persahabatan, seperti yang dimengerti oleh setiap orang lain, rasanya asing, sesuatu yang hampa yang tidak menarik perhatianku. Sebaliknya, hal yang sungguh-sungguh kuharapkan, tidak berbeda dengan yang diharapkan semua manusia dari sesamanya, yaitu sesuatu yang membuat kehidupan layak dijalani. Sesuatu itu pertama-tama harus mengalir darinya. Kemudian, mungkin diriku.

Ada suatu hukum yang mengatakan bahwa ketika seseorang demikian terpesona pada yang lain, orang lain pun pasti terpesona padanya juga. Cinta membuat orang yang dicintai pasti akan membalas cinta itu. Demikian kata Francesca dalam Inferno. Tunggu saja dan berharaplah. Aku memang berharap, walaupun mungkin ini merupakan sesuatu yang paling kudambakan. Menunggu selamanya.

Kapan mereka memisahkan kita, kau dan aku ? dan mengapa aku mengetahuinya, sedangkan kau tidak? Tubuhmukah yang kuingkan ketika aku berpikir tentang tubuh yang ingin kusanding setiap malam? Apakah aku ingin merasuk ke dalam tubuhnya dan memilikinya seolah-olah tubuh itu adalah tubuhku sendiri. Apakah semuanya itu kulakukan sambil terus berharap agar kau merasuk kedalam diriku, seolah-olah segenap tubuhku merupakan pakaianmu, rumahmu seakan-akan malam tadi, malam satu-satunya yang kuharapkan dalam hidupku? Kau di dalam diriku, aku di dalam dirimu…

Aku mengangkat bahuku. Belum pernah aku merasakan kontradiksi sekuat ini. Ini sungguh menyakitkan, sebab aku tak ingin mengatakan semuanya. Dia mungkin akan mengatakan tidak, dia bahkan mungkin akan memutuskan untuk meninggalkan malam tadi lalu menghilang, dan bila didesak akan menjelaskan alasannya. Biarkan saja, lamunanku pun melayang.

Suatu pemikiran yang mengerikan tiba-tiba mencekamku. Bagaimana bila aku telah mengatakannya dan bila saat ini, dia menceritakan apa yang telah terjadi malam tadi? Bagaimana bila di menyebarluaskannya, meskipun tidak secara detil, pada orang-orang yang ditemuinya. Dan bila aku berada ditempatnya, akan sanggupkah aku mengunci bibirku rapat-rapat untuk menjaga rahasia tersebut? Tidak.

Wednesday, January 7, 2009

Pacari aku

Pacari aku

hey, kau yang disana Pacari aku!
Hey, aku mohon!
aku disini tersiksa, perih!
kau harus tau itu!

Pacari aku!
aku mohon
peluklah aku!
dekap, Dekaplah!

Aku ingin merasakan tubuhmu
getir nafas peradaunmu
kasturi ragamu
semalam saja.

08/1/2009 perum cendana 2 telang kamal, deket kosnya TyO' :-)

Sunday, January 4, 2009

Aku tak mau hidup seperti ini, Tapi mau bagaimana lagi. Tuhan mengingikan saya lahir "BEDA"

Saturday, January 3, 2009

Tentang Cinta

Cinta itu suci, tak memilih, dan bisa datang kepada siapa saja kapan saja. tapi kenapa masih ada saja perbedaan? kodrat? cinta tak memilih kelamin, semua orang memiliki apa itu yang namanya cinta, kepada sesamanya, laki-laki perempuan, sebaliknya. dan apakah cinta itu lebih berarti dari pada segalanya? tidak.

Cinta tanpa pengertian adalah makmum. tanpa kasih sayangpun adalah hambar. itu hanya nafsu dan main-main. tapi bagai manakah jika cinta itu bertepuk sebelah tangan? Sakit! kawan, aku telah berusaha mencoba, segala cara, bahwa aku mencintainya, sungguhpun aku ingin selalu mendekapnya. Hanya cinta, yang selalu membuatku terluka, melihatnya, hanya melihatnya, tanpa bisa mendekapnya.