Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts

Tuesday, September 6, 2011

Tentang Hidup. Tentang Rasa, Tentang Apa dan Siapa.

Tuhan,
Sudah lebih dua puluh tahun aku hidup
Sudah banyak pahit getir aku rasa
Galau geram merah padam merona

Tuhan,
Aku ingin bertanya tentang hidup
Aku ingin bertanya tentang rasa
Aku ingin bertanya tentang apa dan siapa

Tuhan,
Beri aku jawaban pasti tentang hidup
Beri aku jawaban pasti tentang rasa
Mengenai apa dan siapa

Tuhan,
Jangan kau buat aku menderita karena hidup
Mantapkan aku yang mempunyai rasa
Tanpa ragu dengan apa dan siapa

Tuhan,
Aku bersudjud untuk hidup
Meyakinkan hati mengenai rasa
Menengadah meminta tentang apa dan siapa yang tak bisa ku ungkap


Rifki Aris Sandi
07 September 2011
07.00 (Kamar Depan)

Thursday, July 28, 2011

Tuhan, Aku Kagum Padanya

Tuhan, Aku Kagum Padanya


Tuhan,

Hari ini aku menemukan kekagumanku

Seseorang yang mencuri perhatianku

Membuatku tak rela mengerjapkan mataku meski sedetik


Tuhan,

Ceritaku tentang senyum manis bibirnya

Mata sayu laksana api lilin tertiup sepoi

Indah


Tuhan,

Ku mohon, jangan salahkan aku

Bukankah kau yang menciptakan diriku seperti ini

Hingga aku harus kagum pada dirinya ciptaanMu juga?


Rifki Aris Sandi

Ketapang Laok, 28 Juli 2011

Monday, November 29, 2010

Muntilan Malam Itu

gerbong terakhir tertarik pelan

berdericit mengikuti irama rem

di depan lokomotif bersiul

tut.... pertanda sinyal belum aman


sebelas jam menuju jogjakarta

dengan logawa kereta pagi

klakah sidoarjo surabaya madiun solo jogja purwokerto

bercerita dengan asongan penjual kacang


"mas mau kemana?" tanyanya lugu, "kacang mas?" tawarnya lagi

"terimakasih, mau ke magelang pak."

"ngapain mas?"

"demi menepati janji pak, kacangnya satu pak."


ia pergi setelah seribu rupiah ku kasih

kacang rebus teman perjalanku

untuk sebuah janji

atas nama persahabatan


jogjakarta jam lima sore

sejenak melintas malioboro

menuju magelang penuh perjuangan

meski harus naik angkot tidak berlabel malam hari

senyumku tetap mengembang


perempatan muntilan itu

aku masih menunggu

seakan aku terlantar

tanpa hirauan dan janji seperti terhempas


aku putuskan untuk menunggu

dua belas malam masih diperempatan

ojek menawari ku kan kemana

tapi aku diam menolak


oh, ternyata seperti ini

tak apalah

aku tak dihargai

yang jelas aku sudah datang


kaki melangkah

entah kemana di muntilan yang tak ku ketahui

beruntung bertemu malaikat kecil teman relawan

membawaku pergi ke Ngluwar juga


sekarang

aku mengerti

tak akan aku marah

tak akan pula aku dendam


biarlah

mungkin ada kesibukan atas dirinya

atau abu telah membawanya melayang jauh

dan tak peduli keberadaanku


lalu aku Bertanya dalam hati

AKU INI SIAPA?


NJELEIY!

Kec. Ngluwar Magelang, 18 November 2010

Monday, October 11, 2010

izinkan malam ini

Tuhan...
izinkan aku memeluknya
izinkan aku mengusap eluh air matanya
izinkan aku membelai mesra rambutnya

Tuhan...
malam ini aku berpikir
malam ini aku menghayal
malam ini aku menghendakinya

Tuhan...
jika memang ia buatku
jika memang harus aku memiliki senyum itu
jika memang kau menghendaki

bawa aku melebur dan izinkan
atau pasung aku dalam ringkuhku yang abadi

Thursday, September 23, 2010

kau

Tak pernah lekang aku mengingatmu
sedetik lupa, itu mustahil,
Tak pernah lepas aku mengamatimu
sejenak ku memaling, itu sia-sia.

Kau ada,
Kau bisa kuraih sesungguhnya,
Tapi percuma,
Kau tak mungkin kujamah!

Tuesday, March 16, 2010

cinta bukan permainan



entahlah
dari ketinggian yang terjamah ini aku menatap sekitar
aku hanya makhluk kecil
aku hanya titik hitam penuh dosa

aku mengharapkan dia yang nyata nyata telah pergi
aku mengharapkan dia yang tidak mungkin lagi
aku seharusnya sadar diri
memahami sebuah arti

cinta bukan permainan
dan permainan ini juga bukan untuk saling mencinta.


Tuesday, October 6, 2009

Kepalsuan

Melukiskan dirinya
setiap kata menjadi lumpuh
kehilangan makna...

Pada tubuhnya
pakaian hanyalah kepalsuan
ia hanya perlu telanjang
jujur terhadap dirinya sendiri
mengapa telanjang justru di larang?

Di hadapannya
aku adalah debu yang gemetar
tapi tak mau tersingkir
Aku berjuang untuk bertahan
agar tetap melekat dikulitnya..

Monday, July 6, 2009

Biarkan aku Memilih

Lepaskan aku dari kekangan ini
aku terbelenggu atas semua ini
harkat dan martabatku ini
menyiksa batin semua ini

Biarkan aku memilih
biarkan aku menang atau kalah
tak usah kau berulah
karena aku sudah terlalu lelah

aku munafik
karena aku ragu
aku biadab
karena aku tersiksa

biarkan aku terbebas
tanpa batas

jangan gugat aku
jangan dikriminasikan aku
ini hidupku
bukan hidupmu

lihat saja hidupku
ini bukan urusanmu
pandangi saja gerak tingkahku
cegah jika memang patut dicegah

Biarkan aku memilih
biarkan....
sungguh aku tak kuasa
dirudung nispa nestapa.

Monday, May 18, 2009

tentang hidup

aku bangga, aku gembira, entahlah.
aku sedih, aku belingsatan, tak karuan.
tiba-tiba saja aku bangga
lalu berteriak lantang
kemudian tertunduk sedih
meratap.

sebab musabab
asal muasal
acah tercacah
hidup sedih menyedihkan
hidup riang seriang asa.

Friday, May 15, 2009

AKU RIFKY!!! dia HARUS MEMBENCIKU !!!

Aku Rifki
Rifky Hina
Rifky Munafik
Sebegitukah?

Hidupku terenggut
Atas sebuah Rahasia
Rifky termangut
Dalam sebuah derita

Aku ingin temanku itu membenciku
Biar rasa maluku itu hilang
Aku harus bersikap acuh
Dan rasa benci itu pasti datang

Tapi kenapa
Temanku itu malah mengajakku tertawa
Temanku harus benci
Karena dia pernah mengatakan itu
Dia benci orang seperti RIFKI.

DIA HARUS BENCI AKU !!!!

Thursday, April 30, 2009

Nasib Sedang menertawaiku

nasib sedang menertawaiku
tentang sebuah kehidupan
entah ini suatu kebohongan
atau suatu kemunafikan

hidupku harus berlanjut
kuliahku
keinginanku
tak ingin aku mati kikuk
meninggalkan apa yang telah aku pilih

tuhan....
beri aku kesempatan
membanggakan dirinya
meninggikan dirinya

dari air susunya aku hidup
deras keringatnya
aku bisa bertahan sampai sekarang
dan nasib seolah mengintimidasiku
Tertawa diatas penderitaan sesungguhnya.

Tuesday, March 31, 2009

stasiun surabaya kota

Jiwaku seakan terseret gerbong itu
lemah jiwa semakin ragu
di kereta tua itu

Kerinduan ini tak bertepi
hasrat nurani nan suci

antara aku dan dirinya
antara insan yang berbeda
di stasiun surabaya kota

Monday, March 23, 2009

Luruh

Jika harus aku ukirkan, sebentuk nama dalam pehatan mengagumkan. Nadi bergetar, Hati bergemuruh, luruh berantakan.
Egoku bertalu, memikirkannya adalah bencana, dan tidak sama sekali adalah petaka. lalu aku harus bagaimana? terlena atau tidak sama sekali?

Matamu indah penuh makna,
bening sebening telaga,
ingin aku menyelaminya
tanpa pernah lagi naik kepermukaan.

Saturday, March 21, 2009

Kau Siapa?

Tak perlu banyak kata untuk saling memagut
jika hati tak saling berpaut.

hey!
kau siapa?
dan siapa pula aku?

berpikir tentangmu adalah pertanda
karena itu menyakitkan

dalam rasa yang telah kau keruk
diantara kerikil batu kali
kau berkuasa
hingga hati tak dapat berkutik.

Sunday, March 15, 2009

Aku Lelaki Nista!



Aku mengaguminya, lebih

Aku mencintainya, lebih

Bahkan aku rela menukar semuanya

Semuanya dari apa yang aku punya.

Tapi,

Kenapa masih ada api?

Kanapa masih ada gejolak?

Bahkan air mata yang selalu hadir.

Basah.

Basah disetiap malamku

Disetiap aku harus memikirkanmu

Menatapmu.

Mencintaimu hanya butuh sesaat

Tapi,

Melupakanmu adalah seumur hidupku

Bahkan untuk sekedar MENCOBA!

Aku tak peduli

Dan bukannya tak mengerti

Aku laki-laki

Tak layak aku berurai air mata.

Meski hanya untuk sekedar memikirkanmu.

Dan karena aku lelaki nista

Yang harus menangis karena dirimu.

Friday, February 20, 2009

13

13

entah kenapa 13 bisa menyihirku
sial,
kenapa aku harus tergila-gila akan 13
bukankah 13 itu angka sial?
ah, itu tidak bagiku

13 angka penuh misteri
dalam abjad hati nurani
13 membuatku terlena
dalam langkah yang kian rancu

ah TIGA BELAS
indah dan memagut
mesra dan pasrah
dalam bayang yang selalu semu.

Friday, February 13, 2009

Emosi Kstria sejati

EMOSI KSATRIA SEJATI

aku benci semua ini
aku benci
benci

kenapa aku harus melakukan kebodohan ini?
apakah karena aku terlalu ingin memilikinya?
apakah aku terlalu menuruti ego yang terjangkit karenanya?

dia
hanya namanya yang terlalu aku banggakan
hanya emosinya yang aku elukan
emosi ksatria sejati

angin...
kabarkan padanya
hingga benci ini hilang
berganti senyum semilir sepoi
melantunkan lagu alam

aku dan dia
akan abadi...
meski orang akan berkata lain...

Monday, January 26, 2009

Total eclipse of the heart

once upon a time I was falling in love
but, now Im only falling apart
there's nothing I can do
Total eclipse of the heart

Potret buram diriku

Aku terjaga malam tadi
meratapi semuanya
simbah pilu simbah duka
dalam diri yang berbeda

kutatap lemah diri disela air mata
potret buram diriku
hanya sederet gambar diri
bermakna beda diantara jenisnya

kalau pun aku bisa
mungkin aku tak akan terjaga malam tadi

namun,
kesadaran akan kodrat memiliki
membuatku semakin jauh luruh
diambang nol.

Friday, January 23, 2009

Gerhana

Gerhana

aku mengerti
ini gerhana
sejenak aku perhatikan
tak ada yang berbeda
hanya gerhana
dan masih saja gerhana